Beranda » Info » Yaman, Negeri Para Keturunan Rasulullah

Yaman, Negeri Para Keturunan Rasulullah

T Diposting oleh pada 12 Mei 2020
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 141 kali

Negara Yaman sudah tidak asing lagi untuk diketahui. Betul sekali, Yaman adalah salah satu negara yang terletak di Jazirah Arab, negeri yang terkenal dengan sebutan tanah para Waliyullah, tanahnya para ulama besar, dan juga kampungnya Dzuriyyah Rasul (anak keturunan Rasulullah).

Mengapa Yaman disebut kampungnya Dzuriyyah Rasul? Karena di Yamanlah anak cucu dan keturunan Rasulullah paling banyak tinggalnya, masyaallah. Tahun ini adalah tahun pertama bagi saya untuk menjalankan ibadah puasa bulan suci Ramadhan di negeri Yaman.

Tentu untuk saya seorang pendatang baru dan mahasiswa baru di sini, puasa di negeri ini menjadi pengalaman terbaru dalam hidup saya. Walau tak jauh berbeda seperti di Indonesia, tapi terdapat juga beberapa perbedaan-perbedaan atau keunikan selama saya merasakan berpuasa di negeri ini. Apa saja kah itu?

Pertama, pernahkah kalian dengar di Yaman ada istilah adzan Isya akan terus berkumandang sampai waktu subuh? Tentunya kalian bertanya-tanya, apa maksud dari
pertanyaan tersebut? Awalnya saya pun kaget saat hari pertama bepuasa di Yaman dan melewati malam di negeri ini.

Saya bertanya-tanya mengapa sedari tadi adzan terus, dari waktu tarawih selesai masih ada saja suara adzan. Bahkan sampai jam 1 malam saya masih mendengar adzan pula. Saya pun mulai heran. Seribu pertanyaan menyerbu otak saya, bagaimana bisa adzan isya terus menerus berkumandang sampai waktu subuh?

Ternyata orang-orang Yaman terkenal dengan ahli ibadah dan selalu mementingkan urusan akhirat daripada dunia. Itulah sebabnya adzan isya di Masjid sini seperti memainkan peran berganti-gantian. Contohnya seperti Masjid As-sahl memulai tarawih pada pukul 20.30, Masjid Ubadah pada pukul 20.45, Masjid bir tepat jam 20.01, begitu pun Masjid yang lain.

Jamaahnya banyak dan tetap ramai semarak, bahkan orang-orang yang baru saja melakukan salat tarawih sampai tuntas di Masjid satu, akan berjalan lagi mencari Masjid
lain yang baru adzan dan mau melaksanakan tarawih, begitu saja terus mereka mencari masjid lain dan masjid lain lagi untuk melaksanakan tarawih sampai waktu subuh tiba.

Masyaallah. Saya sangat salut dan kagum mengetahui fakta ini. Salah satu fakta yang baru pertama kali dalam seumur hidup ku ketahui. Orang-orang Yaman selalu antusias dalam beribadah pada Allah tanpa mengenal lelah.

Tanda bahwa mereka memanfaatkan waktu yang singkat di bulan Ramadan dengan amat baik, melakukan qiyamullail sepanjang malam. Menghidupkan waktu malam-malam mereka dengan mendekatkan diri pada sang Illahi Rabbi.

Dan bukan hanya kaum pria saja yang semangat dan antusias dalam melaksanakan Ibadah di bulan suci Ramadhan. Kaum perempuan pun tak kalah rajinnya.
Tercermin dari istri ulama masyhur kita, Habib Umar bin Hafidz, ulama soleh nan karismatik yang berasal dari kota Tariim di Yaman.

Istri beliau yang bernama Hubabah Nur pun ikut andil menjadi imam tarawih untuk para kaum perempuan di Tariim dan selepas selesai mengimami dari masjid yang satu, Hubabah Nur lalu ke masjid yang satu, dan beranjak lagi ke masjid yang lain.

Selanjutnya, pada pagi sampai siang hari, biasanya orang-orang Yaman tidak ada yang keluar dari rumah mereka masing-masing. Seluruh toko di pagi hari pun tidak ada yang buka dan melayani pembeli. Baik toko makanan maupun toko peralatan yang lain.

Biasanya, mereka mulai keluar dari rumah masing-masing saat sore hari. Berjalan-jalan di sore hari sambal membeli makanan-makanan ringan untuk berbuka puasa. Karena biasanya sehabis tadarus usai subuh, mereka akan tidur dan beristirahat sampai waktu Dhuha. Mereka tidak keluar rumah siang hari di karena kan cuaca di bulan Ramadan pasti panas karena selalu bertepatan dengan musim panas.

Para pemuda Yaman dan mahasiswa lain biasanya di sore hari selain berjalan-jalan sore, ada juga yang pergi mengaji kitab ke beberapa Syeikh, halaqoh dan talaqi , ada juga yang setoran hafalan Al Quran, serta belajar qiro’ah sab’ah ke para tokoh-tokoh ulama.

Karena para mahasiswi di Yaman tidak sebebas para mahasiswa untuk bepergian keluar asrama, jadi para mahasiswi mendapat halaqoh atau pengajian khusus dengan Syeikh kami sekaligus rektor Universitas Al-Ahgaff, ayahanda tercinta, Al Habib Abdullah Baharun.

Biasanya kami berangkat mengaji ke kediaman beliau sehabis Salat Ashar atau setelah Salat Tarawih.

Ramadan Mubbarok.

Bunga Wulandari
Mahasiswa S1 Al-Ahgaff University
Anggota Persatuan Pelajar Indonesia di Yaman

Diposting oleh

WisataReligi.com adalah biro perjalanan wisata yang menyelenggarakan Perjalanan Wisata Religi, Ziarah Wali Songo, Umrah dan Haji Plus dengan pelayanan baik dan berkualitas. Kami berkomitmen untuk mengenalkan kepada Anda napak tilas perjalanan dakwah, budaya, sejarah Islam di Indonesia dan luar negeri demi menumbuhkan rasa cinta terhadap Islam sebagai identitas diri dan demi memajukan pariwisata di Indonesia. Percayakan Pengalaman Wisata Religi Anda Pada WisataReligi.com

Belum ada Komentar untuk Yaman, Negeri Para Keturunan Rasulullah

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

a Artikel Terkait Yaman, Negeri Para Keturunan Rasulullah

Wisata Khas Ramadhan di Surabaya Wisata Religi Ampel

T 4 Maret 2020 F A WisataReligi.com

Jika ingin merasakan suasana yang sedikit berbeda dengan suasana Surabaya pada umumnya, Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel merupakan salah satu alternatif yang bisa dipilih. Ketika sampai di kawasan ini, yang pertama kali terasa adalah suasana khas Timur Tengah yang begitu... Selengkapnya

Berwisata Religi Ke Masjid Terkenal di Jakarta

T 4 Maret 2020 F A WisataReligi.com

Refreshing dengan sekedar jalan-jalan dan melepaskan diri sejenak dari aktivitas yang menuntut selama ini menjadi penting. Tetapi, kemanakah tujuan kamu untuk melakukan refreshing? Apakah kunjungan wisatamu hanya mall, mall dan mall saja? Kamu juga bisa mengunjungi tempat-tempat wisata religi sebagai... Selengkapnya

Wisata Religi ke Masjid Megah Tahan Gempa

T 4 Maret 2020 F A WisataReligi.com

Berwisata ke Kota Padang tak hanya icip-icip kuliner. Mampirlah ke Masjid Raya Sumatera Barat, yang megah dan tahan gempa. Saat liburan ke Kota Padang, cobalah mampir ke Masjid Raya Sumatera Barat yang punya arsitektur unik. Masjid ini terletak persis di... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai produk dan jasa kami.

Alamat Kami

Perum Situ Gede Indah Gang Pepaya Blok B no.48 Mangkubumi - Kota Tasikmalaya Jawa Barat 46181

Buka Setiap Hari Jam 08.00 s/d Jam 17.00 WIB, Hari Besar Tutup.

BCA 0384881111

Mandiri 1770009877777

BNI 8484888802

BRI 010001901363504

Semuanya atas nama Andhika Putra, SE

Peta Lokasi