Beranda » Masjid » Wisata Religi ke Masjid Megah Tahan Gempa

Wisata Religi ke Masjid Megah Tahan Gempa

T Diposting oleh pada 6 Maret 2018
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 157 kali

Berwisata ke Kota Padang tak hanya icip-icip kuliner. Mampirlah ke Masjid Raya Sumatera Barat, yang megah dan tahan gempa.

Saat liburan ke Kota Padang, cobalah mampir ke Masjid Raya Sumatera Barat yang punya arsitektur unik. Masjid ini terletak persis di jantung Kota Padang. Tepatnya, di persimpangan antara Jalan Khatib Sulaiman dan Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.

Dari informasi yang dihimpun WisataReligi.com, peletakan batu pertama Masjid Raya Sumatera Barat dilakukan pada 21 Desember 2007. Hingga saat ini, masjid masih mengalami pembangunan di sana-sini untuk makin menyempurnakan bentuk fisik masjid. Jika sudah selesai, masjid ini kan menjadi masjid terbesar dan termegah di Provinsi Sumatera Barat.

Masjid Raya Sumatera Barat yang juga dikenal sebagai Masjid Mahligai Minang ini dirancang oleh arsitek bernama Rizal Muslimin. Arsitekturnya sangat unik dan berciri khas Minangkabau, serta filosofinya yang luhur.

Masjid Mahligai Minang unik karena tidak memiliki kubah, melainkan beratap khas rumah Minangkabau. Masyarakat Sumatera Barat memang terkenal dengan pepatah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, yang artinya adat bersendikan kepada agama, dan agama bersendikan Kitabullah (Al-Quran).

Sebenarnya, atap masjid ini menggambarkan bentuk bentangan kain yang digunakan empat kabilah suku Quraisy saat berselisih pendapat mengenai pemindahan batu Hajar Aswad di Mekkah. Bila diperhatikan, keempat sudut dari atap masjid ini berbentuk gonjong yang seperti yang terdapat pada rumah adat Minangkabau.

Suasana di dalam Masjid Raya Sumatera Barat

Dinding masjid berbentuk ukiran tempat Al-Quran dengan empat sudut yang mengandung arti dalam budaya Minangkabau sebagai tau di nan ampek, yakni Al-Quran, Injil, Taurat dan Zabur. Tersirat juga makna adat nan ampek, yaitu adat nan subana adat, adat nan diadatkan, adat nan taradat dan adat istiadat. Pada eksterior Masjid Raya Sumatera Barat terdapat ukiran yang menampilkan kaligrafi dan motif kain songket khas Minangkabau.

Bentuk dinding masjid yang memiliki ukiran segitiga yang di dalamnya terdapat enam sudut ini sempat menjadi perbincangan berbagai kalangan. Namun sebenarnya memiliki filosofi tersendiri, yaitu tiga tungku sajarangan, tiga tali sapilin (ulama, ninik mamak, cadiak pandai) yang harus memegang teguh rukun iman sebagai pengikat seluruh elemen yang ada di tengah-tengah masyarakat.

Bangunan utama Masjid Raya Sumatera Barat sendiri terdiri dari tiga lantai dengan luas area sekitar 40.343 meter persegi yang mampu menampung sekitar 20.000 jamaah. Dengan rincian, lantai dasar masjid dapat menampung 15.000 jemaah, sementara di lantai kedua dan ketiga sekitar 5.000 jamaah.

Pada tahun 2015 interior di dalam masjid baru dipasang. Bagian mihrabnya dibuat menyerupai bentuk batu Hajar Aswad dengan atapnya terdapat ukiran nama-nama Asmaul Husna yang berwarna emas dengan latar putih. Sementara karpet permadani yang digunakan untuk sajadah merupakan hadiah kiriman dari pemerintah Turki.

Tak hanya itu, masjid ini dirancang mampu menahan gempa hingga 10 Skala Richter, sekaligus sebagai shelter lokasi evakuasi bila terjadi tsunami. Fasilitas penunjang lainnya yang sudah tersedia adalah ruang salat, toilet, wudhu, juga areal parkir di lantai pertama.

Sementara di lantai ketiga yang berbentuk letter U, belum dapat digunakan untuk beribadah, sebab belum dikeramik dan masih proses pembangunan. Rencananya dalam waktu dekat akan dibangun menara masjid yang mirip dengan corak menara Masjid Nabawi di Madinah.

Selain itu, menurut rancangannya di kawasan Masjid Raya Sumatera Barat ini juga akan dibangun Islamic Center, ruang serbaguna dan fasilitas lainnya. Meski belum rampung sepenuhnya, masjid ini akan jadi destinasi religi dan arsitektur favorit di ibukota Sumbar.

Itu terbukti dengan banyaknya wisatawan yang mampir ke masjid ini. Di kalangan pengguna sosial media terutama Instagram, Masjid Raya Sumatera Barat menjadi objek yang menarik untuk berfoto dan bernarsis ria. Bahkan menjadi suatu kebiasaan baru bagi masyarakat yang baru datang ke masjid ini, usai beribadah mengabadikan moment berfoto-foto dan selfie sembari berkeliling menikmati setiap sudut keunikan dan kemegahan masjid.

Belum ada Komentar untuk Wisata Religi ke Masjid Megah Tahan Gempa

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

a Artikel Terkait Wisata Religi ke Masjid Megah Tahan Gempa

Masjid Istiqlal Jakarta

Berwisata Religi Ke Masjid Terkenal di Jakarta

T 6 Maret 2018 F A WisataReligi.com

Refreshing dengan sekedar jalan-jalan dan melepaskan diri sejenak dari aktivitas yang menuntut selama ini menjadi penting. Tetapi, kemanakah tujuan kamu untuk melakukan refreshing? Apakah kunjungan wisatamu hanya mall, mall dan mall saja? Kamu juga bisa mengunjungi tempat-tempat wisata religi sebagai... Selengkapnya

Jamaah Masjid Istiqlal

Kelebihan Masjid Istiqlal Dibandingkan Masjid Lain di Indonesia

T 6 Maret 2018 F A WisataReligi.com

Masjid Istiqlal merupakan kebanggaan umat Islam Indonesia. Kemegahan dan arsitekturnya yang unik membuat masjid satu ini begitu istimewa. Pada masanya, masjid ini merupakan masjid terbesar se-Asia Tenggara. Berikut keunikan masjid kebanggaan umat yang tidak dimiliki masjid lainnya ini; 1. Arsiteknya... Selengkapnya

Masjid Ajaib di Malang ini Kabarnya dibangun oleh Bangsa Jin

T 6 Maret 2018 F A WisataReligi.com

Wisata religi ke “Masjid Ajaib”, yang berlokasi di Jalan KH Wahid Hasyim, Gang Anyar RT 27 RW 06 Desa Sanarejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menjadi tempat wisata religi favorit bagi semua kalangan, baik kaum muslim dan non muslim.... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai produk dan jasa kami.